Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Petugas SPBU sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (APAR), namun nyala api cepat menyebar ke dua nosel pengisian lainnya.
Pemilik SPBU, Hengky Ezar, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp1,5 miliar.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir miliaran rupiah,” ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, AKP Helmi Wildan, terpisah.
Proses pemadaman dibantu oleh aparat kepolisian dengan mobil water canon, sementara Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Rahmat Agus Ibrahim, memimpin pengaturan lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto, agar arus kendaraan tetap lancar.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi dan melakukan olah TKP, sementara sejumlah saksi yang berada di lokasi telah dimintai keterangan.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran
Kapolres Sumba Timur memastikan penyelidikan menyeluruh tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kedua insiden kebakaran tersebut.
“Kami masih melakukan investigasi menyeluruh. Tim Inafis juga telah turun untuk mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian,” kata Kapolres. (*/rnc)
