Pertumbuhan ini dianalisis dari dua sisi: pengeluaran dan lapangan usaha, yang sama-sama menunjukkan tren positif didorong oleh aktivitas pariwisata, perdagangan, dan konsumsi domestik.

Dari sisi pengeluaran, Kabupaten Manggarai Barat, pertumbuhan ekonominya terdorong oleh konsumsi rumah tangga (PKRT) dan lembaga nirlaba (PKLNP) akibat perayaan keagamaan.

Selain itu, ekspor luar negeri meningkat karena tingginya kunjungan wisatawan dan ekspor ikan serta udang. Termasuk belanja pemerintah (PKP) naik berkat pencairan bansos, gaji, dan belanja modal.

Untuk Kabupaten Sabu Raijua, peningkatan pertumbuhan ekonomi karena dorongan dari perayaan keagamaan besar sepanjang tahun dan peningkatan belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta realisasi retribusi daerah.

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manggarai Barat didorong oleh peningkatan luas panen palawija, serta aktivitas akomodasi dan makanan-minuman yang melonjak berkat kenaikan jumlah wisatawan.

Sedangkan Kabupaten Sabu Raijua didorong oleh kenaikan signifikan pada produksi padi dan perdagangan akibat kondisi cuaca baik serta perayaan keagamaan. (*/rnc)