Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27% ke level 8.139,89 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (6/10/2025).
Sepanjang sesi, IHSG hari ini sempat mencetak rekor intraday baru di level 8.176 sebelum terkoreksi tipis menjelang penutupan.
Sebanyak 274 saham menguat, 443 saham melemah, dan 239 saham stagnan.
Nilai transaksi bursa mencapai Rp28,09 triliun dengan volume perdagangan mencapai 44,50 miliar lembar saham — menunjukkan aktivitas pasar yang tetap solid.
Pergerakan Indeks Pendukung
Sejumlah indeks sektoral bergerak variatif:
- LQ45 terkoreksi 0,35% ke 782,41
- JII menguat 0,61% ke 559,99
- IDX30 turun 0,37% ke 410,83
- MNC36 melemah 0,22% ke 322,28
Sektor bahan baku, teknologi, dan infrastruktur menjadi penopang utama penguatan IHSG, sementara tekanan datang dari sektor keuangan, konsumer, industri, dan transportasi.
Top Gainers LQ45
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 3,93% ke Rp1.455
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 3,90% ke Rp4.000
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menguat 2,26% ke Rp905
Top Losers LQ45
- PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 2,95% ke Rp1.645
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 2,84% ke Rp410
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) terkoreksi 2,29% ke Rp2.130
Analisis Singkat
Penguatan IHSG hari ini dipicu oleh optimisme investor terhadap kinerja sektor teknologi dan energi hijau, terutama setelah rilis data ekonomi global yang positif.
Namun, pelemahan pada saham-saham perbankan besar dan konsumer menahan laju kenaikan indeks.
Secara teknikal, IHSG masih berada di tren naik jangka menengah, dengan area support di 8.050 dan resistance di 8.200.
Analis memperkirakan, jika volume transaksi tetap tinggi, potensi uji level psikologis 8.200 masih terbuka pada perdagangan esok hari. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

