Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
California, RakyatNTT.ID — CEO Nvidia, Jensen Huang, mengaku terkejut dengan langkah berani Advanced Micro Devices (AMD) yang menawarkan 10 persen sahamnya kepada OpenAI dalam kemitraan strategis senilai miliaran dolar yang diumumkan awal pekan ini.
“Ini imajinatif, unik, dan mengejutkan. Saya terkejut mereka mau memberikan 10% saham perusahaan bahkan sebelum mereka membangunnya. Tapi, ini langkah yang cerdas,” kata Huang, dikutip dari CNBC, Senin (13/10/2025).
Kesepakatan Besar AMD dan OpenAI
Berdasarkan perjanjian tersebut, OpenAI berkomitmen membeli chip senilai 6 gigawatt dari AMD selama beberapa tahun ke depan, termasuk seri terbaru MI450 yang akan datang.
Sebagai imbalannya, OpenAI akan menerima hingga 160 juta saham AMD, yang jika dikonversi penuh akan mewakili sekitar 10% kepemilikan di AMD.
Sejak pengumuman kemitraan ini, saham AMD melonjak signifikan, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek AMD dalam industri chip kecerdasan buatan (AI) yang selama ini didominasi Nvidia.
Persaingan Ketat Nvidia dan AMD di Industri Chip AI
Kesepakatan besar AMD dan OpenAI ini dinilai sebagai tantangan langsung terhadap dominasi Nvidia dalam pasar chip AI global.
Selama ini, Nvidia menjadi pemasok utama GPU untuk pelatihan model AI skala besar, sementara AMD berusaha mengejar ketertinggalan melalui inovasi dan kemitraan strategis.
Menanggapi hal itu, Nvidia sebelumnya juga mengumumkan investasi hingga USD 100 miliar ke OpenAI dalam dekade mendatang.
Kerjasama ini mencakup pembangunan dan penerapan sistem berbasis GPU Nvidia dengan kebutuhan daya mencapai 10 gigawatt.
“Kesepakatan kami dengan OpenAI sangat berbeda karena memungkinkan Nvidia menjual langsung sistem kami kepada mereka,” jelas Huang.
Ketika ditanya bagaimana OpenAI akan mendanai kesepakatan besar tersebut, Huang menjawab blak-blakan bahwa OpenAI belum memiliki dana penuh, dan akan mengandalkan pendapatan, ekuitas, atau utang baru untuk mendukung proyek ambisius itu.
Nvidia Dukung Pendanaan xAI Milik Elon Musk
Selain fokus pada OpenAI, Jensen Huang juga mengonfirmasi bahwa Nvidia ikut terlibat dalam putaran pendanaan terbaru xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, yang menargetkan penggalangan dana sekitar USD 20 miliar.
Dalam kesempatan tersebut, Nvidia disebut menanamkan investasi sebesar USD 2 miliar.
“Saya sangat bersemangat dengan peluang pendanaan ini. Bahkan, saya berharap bisa memberi Elon lebih banyak uang. Hampir semua hal yang Elon sentuh, Anda pasti ingin menjadi bagian darinya,” ucap Huang sambil tersenyum.
Ekspansi Nvidia di Infrastruktur AI Global
Huang juga menyoroti dukungan Nvidia terhadap CoreWeave, operator pusat data AI yang menjadi bagian penting dari ekosistem Nvidia.
Menurutnya, CoreWeave berperan besar dalam membangun infrastruktur AI global yang menjadi tulang punggung bagi berbagai model kecerdasan buatan di dunia.
“Mereka adalah perusahaan yang luar biasa dan bagian penting dari ekosistem kami dalam membangun infrastruktur AI untuk dunia,” ujar Huang.
Persaingan Chip AI Kian Sengit
Langkah AMD yang memberikan sebagian sahamnya kepada OpenAI dipandang sebagai strategi agresif untuk memperkuat posisi di pasar chip AI, sementara Nvidia terus memperluas pengaruhnya melalui investasi dan kemitraan global.
Analis memperkirakan persaingan kedua raksasa semikonduktor ini akan semakin sengit, terutama menjelang peluncuran chip AI generasi terbaru pada 2026. (*/rnc)
