Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
‘Ngopi Kapan..? Hanya ada di “Ume Kofi” jawabnya. Terkesan bias. Bertanya kapan waktu untuk ‘ngopi? Padahal, sudah terjawab. Bingung kan…?
Supaya tidak bingung, tunggu tanggal mainnya. “Ume Kofi” bakal hadir di persimpangan Kapan (menuju Fatumnasi dan Eban). Rest Area telah dipersiapkan.
“Semoga secepatnya selesai. Kami berharap, teman-teman dari Kupang dan dari mana saja, kalo ke Mutis dan Fatumnasi, bisa singgah menikmati kopi Kapan. Lokasinya strategis karena berada di pinggir jalan,” kata Toni Sonbait Feto, mewakili keluarga Go, Oematan dan Banunaek.
Ajakan Toni itu bukannya tanpa alasan. Member’s IKASMANSA’87 telah membuktikannya. Sempat rehat, lalu disuguhi secangkir kopi, mereka pun ‘ngopi Kapan bareng, Jumat (3/10/2025). Bagi anda penikmat kopi, tak ada salahnya ke “Ume Kofi” untuk ‘ngopi Kapan. Please..!
Disambut penuh kehangatan oleh kerabat Fransiscus Go, anggota IKASMANSA’87 pun balik mengapresiasi. Begini komen mereka:
Prof. Novri Kandowangko:
“Syukur anggota IKASMANSA’87 masih sehat semua. Ingat Kapan, membawa kenangan saya 40 silam. Ada guru kita yang nikah di sini. Terima kasih keluarga Go dan rumpun keluarga terkait di dalamnya, atas penyambutannya. Sajian kue-kue nya enak. Bagus tempat ini dijadikan rest area untuk ngopi-ngopi sejenak”
Vecky Umbu Jima:
“Ini komunitas yang paling bahagia. Terima kasih atas penyambutan keluarga di Kapan. Perjalanan ini paling menyenangkan, apalagi pada usia-usia seperti sekarang ini. Sebuah kesan yang tidak akan terlupakan”.
Evie Getha:
“Ini pengalaman yang luar biasa bagi IKASMANSA’87 yany dikomandani Kaka Frans Go. Sebagai orang pariwisata dan penikmat kopi, kopi Kapan harus dipromosikan”.
Sudrasman Noor:
Pertemuan yang luar biasa. Semoga teman-teman alummi tetap sehat. Terima kasih sudah disambut dengan baik.
Silvia Pekujawang:
“Terima kasih keluarga besar Pak Frans yang sudah menyambut kami. Tetap jaga kesehatan, dan jaga keceriaan. Terus happy”.
Heri Syahria:
“Pengalaman menarik yang akan membawa kesan, dan tak kan terlupakan. Terima kasih teman-teman yang sudah bersusah payah mengadakan acara ini. Dan tak lupa kepada keluarga om Frans yang telah menyambut kita dengan baik”.
Heni Danggadewa:
“Terima kasih panitia yang sudah berupaya sehingga kita bisa silatutahmi. Terima kasih bagi keluarga di Kapan atas penyambutannya”.
Fransiscus Go:
“Kita berhasil lagi membangun dan memperluas tali persaudaraan dengan sesama saudara yang ada di Kapan. Kita akan membuat “Ume Kofi” dengan mempromosikan kopi Kapan. Mari saling dukung demi kemajuan UMKM NTT, khususnya “Ume Kofi” yang nanti dibuka di Kapan”.
Dari Kapan di Timor Tengah Selatan, rombongan IKASMANSA’87 bersama tim media bergeser ke Kampung Maumolo, di Timor Tengah Utara. (Robert Kadang)
