Seba, RakyatNTT.ID — Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Pada Senin (13/10/2025), Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., turun langsung ke lapangan menyerahkan bantuan kawat duri kepada sejumlah kelompok tani di enam desa yang tersebar di berbagai kecamatan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung di lokasi lahan pertanian, disaksikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, perangkat desa, serta para petani penerima manfaat. Melalui pendekatan langsung ini, Bupati Krisman ingin memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Iklan

“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tapi memastikan bahwa bantuan ini digunakan secara efektif untuk melindungi lahan pertanian dari gangguan hewan dan mendukung produktivitas petani,” ujar Bupati Krisman Riwu Kore.

Bupati Sabu Raijua Tinjau Langsung Enam Lokasi Bantuan

Dalam kunjungan kerjanya, Bupati Krisman bersama jajaran Dinas Pertanian dan Pangan menyambangi sejumlah lokasi pertanian penerima bantuan, sekaligus berdialog langsung dengan para petani. Berikut rincian penyaluran bantuan kawat duri dan paku yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua:

Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat

  • Kelompok Tani Hela’u Dai, diketuai Elias Logo, menerima 35 roll kawat duri untuk mengamankan lahan 3,5 hektar.
  • Anggota kelompok berjumlah 6 orang petani aktif.

Desa Eimadake, Kecamatan Sabu Tengah

  • Kelompok Tani Mata Ruba, diketuai Jibrael Para Rade, menerima 35 roll kawat duri dan 20 kg paku untuk lahan 3,5 hektar.
  • Kelompok ini memiliki 18 anggota petani.

Desa Matei, Kecamatan Sabu Tengah

  • Kelompok Tani Politani, diketuai Taroci Kana Mangi, memperoleh 35 roll kawat duri dan 16 kg paku untuk lahan 3 hektar.
  • Kelompok ini beranggotakan 16 petani.

Kelurahan Limaggu, Kecamatan Sabu Timur

  • Kelompok Wanita Tani (KWT) Usaha Bersama, diketuai Aci Rame Ngada, menerima 27 roll kawat duri dan 13,5 kg paku untuk mengamankan lahan seluas 1,2 hektar.
  • Dikelola oleh 19 anggota perempuan tani.

Desa Kotahawu, Kecamatan Sabu Liae

  • Kelompok Tani OMB Titu Ruba Muri, diketuai Yakobus Piga Dila, menerima 22 roll kawat duri dan 11 kg paku untuk lahan 440 m².
  • Kelompok beranggotakan 12 petani lokal.

Mendukung Produktivitas dan Kemandirian Pangan

Seluruh kelompok tani penerima manfaat aktif mengelola lahan pertanian dengan menanam berbagai komoditas unggulan lokal, seperti padi, jagung, kacang tanah, dan bawang merah.

Keberagaman ini menunjukkan potensi besar pertanian Sabu Raijua dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Bantuan kawat duri ini sangat membantu kami. Lahan menjadi aman dari hewan ternak liar sehingga kami bisa fokus menanam,” ungkap salah satu petani penerima manfaat di Desa Menia.

Selain sebagai bentuk bantuan fisik, kegiatan turun lapangan ini juga menjadi wujud pendampingan dan empati pemerintah daerah terhadap petani. Melalui interaksi langsung, Pemkab Sabu Raijua dapat memahami tantangan yang dihadapi petani sekaligus mencari solusi yang konkret.

Bupati Krisman Riwu Kore Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah

Bupati Krisman menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Sabu Raijua dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan bantuan pemerintah benar-benar berdampak. Petani harus menjadi subjek utama pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia juga berkomitmen untuk terus mengembangkan program pertanian berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, dan peningkatan akses sarana produksi pertanian di seluruh wilayah Sabu Raijua. (*/pkp/rnc)