Seba, RakyatNTT.ID Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, menghadiri dan mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sabu Raijua dengan agenda penyampaian penjelasan serta penyerahan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (29/10/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sabu Raijua tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, serta dihadiri oleh Wakil Ketua I, seluruh Anggota DPRD, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, dan para Camat se-Kabupaten Sabu Raijua. Suasana rapat berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Tahapan Penting Menuju APBD 2026

Dalam sambutannya, Bupati Krisman menyampaikan bahwa Rapat Paripurna DPRD Sabu Raijua 2026 ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Iklan

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD yang telah memberikan perhatian penuh dalam pelaksanaan rapat paripurna ini. Komitmen ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama membangun daerah tercinta,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS 2026 berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang merupakan turunan dari RPJMD Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2025–2029, serta memperhatikan Surat Edaran Menteri Keuangan mengenai Rancangan Alokasi Transfer ke Daerah (TKDD) Tahun 2026.

Kebijakan Anggaran dan Tema Pembangunan

Bupati menjelaskan bahwa penyusunan dokumen anggaran dilakukan selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, agar program daerah dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tema pembangunan Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026 adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif melalui Peningkatan Sektor Strategis Daerah.”

Tema ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, industri kecil, serta ekonomi kreatif.

Kondisi Fiskal dan Strategi Daerah

Bupati Krisman juga menyoroti kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang mengalami pengurangan dana transfer pusat sebesar Rp141,6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kondisi ini menuntut kita untuk lebih cermat, efisien, dan selektif dalam perencanaan serta pelaksanaan anggaran. Setiap rupiah harus diarahkan pada program yang memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah menyiapkan langkah strategis melalui rasionalisasi belanja secara komprehensif serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

Adapun struktur rancangan anggaran yang diajukan untuk dibahas bersama DPRD adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan: Rp510.570.000.000
  • Belanja: Rp528.370.000.000
  • Defisit: Rp17.800.000.000
  • Pembiayaan Netto: Rp17.800.000.000

Total APBD Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp528,37 miliar.

Arah Kebijakan dan Harapan Bupati

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Krisman menginstruksikan agar seluruh pimpinan perangkat daerah dan pejabat eselon III aktif mengikuti setiap tahapan pembahasan, dengan memastikan kehadiran, kesiapan data, dan koordinasi antarperangkat agar proses pembahasan berjalan lancar.

“Kami berharap dokumen KUA-PPAS 2026 ini dapat segera dibahas dan disepakati bersama dalam waktu yang dijadwalkan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sabu Raijua,” ujar Bupati.

Bupati Kunjungi Kampus Polije Sabu Raijua

Usai rapat, Bupati Krisman menyempatkan diri mengunjungi Kampus Politeknik Negeri Jember (Polije) Sabu Raijua untuk meninjau aktivitas perkuliahan.

Dalam kunjungannya, Bupati memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar tekun belajar, memanfaatkan peluang beasiswa, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.

“Gunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar, tingkatkan kompetensi, dan tetap semangat demi masa depan yang lebih baik,” pesan Bupati kepada mahasiswa Polije. (*/rnc)