Seba, RakyatNTT.ID Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, menghadiri dan mengikuti Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun Reformasi ke-508, HUT GMIT ke-78, serta HUT Jemaat Ebenhaezer Menia ke-208, yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Pos Pelayanan Efrata Lobokemeka di Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Jumat (31/10/2025).

Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt. Femy Susanti Neno, S.Th., dan berlangsung khidmat di area pembangunan Pos Pelayanan Efrata Lobokemeka. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Majelis Klasis Sabu Barat Raijua, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua, BP3J Ebenhaezer Menia, para pendeta, dan seluruh jemaat.

Momentum Hari Reformasi jadi Pengingat Semangat Pembaruan Iman

Dalam sambutannya, Bupati Krisman B. Riwu Kore menyampaikan bahwa peringatan Hari Reformasi adalah waktu untuk merenungkan semangat pembaruan iman dan pelayanan yang menjadi fondasi kekristenan modern.

“Hari ini kita merayakan HUT GMIT, HUT Gereja Ebenhaezer Menia, sekaligus memperingati Hari Reformasi — hari di mana Martin Luther memprotes kebijakan gereja yang memicu gerakan Reformasi. Kita juga mengenal ajaran Calvinisme yang dirangkum dalam akronim TULIP, yakni Total Depravity, Unconditional Election, Limited Atonement, Irresistible Grace, dan Perseverance of the Saints,” ujar Bupati.

Gereja jadi Mitra Pemerintah dalam Membangun Masyarakat

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan di daerah.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan, sejalan dengan pesan khotbah yang disampaikan Pdt. Femy Susanti Neno.

“Sebagai pemerintah, saya memandang penting untuk selalu bersyukur dalam setiap situasi. Meski kondisi pembangunan di Sabu Raijua masih penuh tantangan, kita harus tetap bersemangat,” ujar Bupati Krisman.

Ia menambahkan bahwa kritik dan tantangan dalam pemerintahan justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik dan terus melayani masyarakat.

“Setiap kritik, bahkan hinaan, saya jadikan vitamin agar terus memperbaiki diri dan memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ucapan Syukur dan Doa untuk Pembangunan Pos Pelayanan

Menutup sambutannya, Bupati Sabu Raijua menyampaikan selamat ulang tahun kepada Jemaat Ebenheazer Menia dan selamat atas dimulainya pembangunan Pos Pelayanan Efrata Lobokemeka.

“Perjalanan panjang hingga usia 208 tahun adalah bukti nyata penyertaan Tuhan bagi jemaat. Seperti arti kata Ebenhaezer — Sampai di sini Tuhan menolong kita — maka kita percaya Tuhan akan terus menolong langkah kita ke depan,” tutupnya.

Makna Ibadah Syukur bagi Jemaat dan Pemerintah Daerah

Peringatan gabungan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan di Kabupaten Sabu Raijua.

Dengan hadirnya Bupati Krisman, pemerintah menunjukkan dukungan terhadap pembangunan iman dan kesejahteraan sosial masyarakat melalui kemitraan aktif bersama gereja. (*/rnc)