Ketiga, AI menyebabkan masalah sosial. AI dengan komunikasinya yang serba online menghilangkan sarana bagi mahasiswa untuk melaksanakan interaksi secara langsung. Komunikasi seperti ini yang menyebabkan masalah dalam kehidupan bermasyarakat.

Komunikasi sejatinya terjadi secara langsung. Hakikat komunikasi ini telah dinyatakan oleh seorang sosiolog keturunan Yahudi, George Simmel. Baginya, masyarakat terbentuk dari interaksi tatap muka antara individu yang satu dengan individu lainnya.

Ketika menggunakan AI seseorang berinteraksi dengan layar yang statusnya adalah benda mati. Tindakan seperti ini mengakibatkan dirinya menjauhi masyarakat riil dan hal ini dapat berdampak pada kebutuhan sosial. Besar kemungkinan seorang mahasiswa tidak akan ditolong kendati mengalami persoalan kecil sekalipun. Tahta sosialnya tidak diakui.

Iklan

Berdasarkan uraian tentang dampak positif dan negatif dari penggunaan AI di atas, penulis merasa AI begitu berpengaruh terhadap kehidupan mahasiswa. Ditinjau dari keunggulannya, AI mampu memberikan informasi yang dibutuhkan mahasiswa secara mudah.

Namun di sisi lain, hal ini dapat merusak kemampuan mahasiswa dalam berpikir secara kritis dan sistematis. AI tidak dapat dihilangkan dan bahkan akan mengalami perubahan yang jauh lebih dari saat ini. Maka dari itu, dibutuhkan sikap ‘disiplin’ dalam menggunakan AI. Disiplin diri merupakan kunci dari kesuksesan.