Johni Asadoma menegaskan, pemerintah hadir penuh mendampingi warga terdampak.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, Pemprov NTT berkomitmen menanggulangi kerusakan dan memperpanjang masa pencarian korban. Kami pastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi anak-anak, lansia, dan keluarga yang paling terdampak,” ujarnya.

Warga terdampak, Yosefina Meli Boa (35), menuturkan duka kehilangan suami, anak, dan kerabatnya akibat banjir bandang. Ia menegaskan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah air bersih, makanan, dan tempat tinggal sementara.

“Kami benar-benar membutuhkan air bersih untuk makan, minum, dan kebutuhan sehari-hari. Bak penampung di hulu pecah. Sekarang hanya bertahan dengan persediaan seadanya,” katanya.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam pemulihan pasca-bencana, dengan harapan masyarakat bisa bangkit lebih kuat dan aman. (*/bap/rnc)