Mbay, RakyatNTT.ID Wakil Bupati Nagekeo, Gratianus Muga Sada, bersama Forkopimda termasuk Kapolres Nagekeo AKBP Rachmad Muhamad Salichi, Wakil Ketua DPRD Lukas Y.M.P. Boleng dan sejumlah anggota DPRD, serta tim Basarnas, meninjau langsung lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Mauponggo pada Selasa (9/9/2025).

Daerah perbatasan Desa Kelewae Kecamatan Boawae dan Desa Lajawajo Kecamatan Mauponggo tepatnya di Koya, menjadi titik krusial karena akses utama menuju lokasi bencana lainnya tertutup total akibat material banjir dan longsor. Peristiwa yang terjadi Senin (8/9) sekitar pukul 18.30 WITA itu membuat transportasi dan mobilitas warga antara Mauponggo dan Boawae lumpuh.

“Kami hadir untuk memastikan akses ke pusat bencana dapat segera dibuka agar bantuan logistik bisa tersalurkan dengan cepat,” ujar Wabup Gratianus di lokasi.

Menurutnya, penanganan bencana menghadapi kendala berat karena akses jalan, informasi, dan komunikasi lumpuh. Prioritas pemerintah daerah adalah membuka jalur transportasi agar distribusi BBM, makanan siap saji, beras, dan kebutuhan dasar lainnya segera sampai kepada warga terdampak.

Anggota DPRD Nagekeo Idorus Goa mendesak pemerintah daerah bergerak cepat. “Bencana ini soal kemanusiaan. Gunakan prosedur sesuai aturan, tapi jangan sampai menghambat penanganan. Dana BTT harus dipakai tepat sasaran untuk menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.