Kupang, RakyatNTT.ID – Seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang kian memanas. Setelah proses seleksi berakhir, kini muncul tiga nama yang digadang-gadang menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi strategis birokrasi kota.

Posisi ini sangat penting guna mendukung jalannya kepemimpinan Wali Kota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis di awal periode pemerintahan mereka.

Berdasarkan data BKPPD Kota Kupang, terdapat lima calon Sekda yang resmi mengikuti seleksi, yaitu:

Iklan
  • Jermy Haning, Asisten III Sekda Rote Ndao
  • Jefry Pelt, Asisten I Sekda Kota Kupang
  • Andre Otta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Kupang
  • drg. Francisca Johana H. Ikasasi, Kepala DP2KB Kota Kupang
  • Jefri Adoe, Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Nusa Cendana

Namun, isu yang berkembang mengerucut pada tiga nama utama: Jefri Adoe, Jefry Pelt, dan Andre Otta.

Jefri Adoe, dengan pengalaman 22 tahun di lingkup Pemkot Kupang, pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan sebelum berkarier di Universitas Nusa Cendana. Rekam jejak akademik dan pengalaman manajemen menjadi nilai tambah yang bisa memperkuat birokrasi Kota Kupang.

Sementara Jefry Pelt, dikenal sebagai birokrat senior dengan pengalaman panjang sejak era Wali Kota S.K. Lerik. Pernah ikut seleksi Sekda di masa Wali Kota Jefirstson Riwu Kore, kini namanya kembali diperhitungkan karena kapasitas dan rekam jejaknya di berbagai OPD.

Nama ketiga adalah Andre Otta, yang meniti karier dari lurah hingga Kepala DPMPTSP. Alumnus IPDN ini dikenal dekat dengan Wali Kota Chris Widodo, bahkan dipercaya sebagai Sekretaris Satgas Penanggulangan Sampah, salah satu program prioritas Pemkot saat ini.

Meski tiga nama tersebut menguat, dua calon lainnya – Jermy Haning dan drg. Francisca Johana H. Ikasasi – juga memiliki peluang besar, dengan pengalaman masing-masing di birokrasi daerah dan isu strategis pemberdayaan perempuan serta kependudukan.

Apresiasi dari Para Calon Sekda

Usai seleksi di Hotel T-More, Selasa (30/9/2025), Andre Otta menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi. Menurutnya, proses ini adalah bagian dari upaya Wali Kota Chris Widodo untuk menata birokrasi. “Siapa pun yang terpilih, kami semua tetap mendukung pembangunan dan bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Jefri Adoe menekankan profesionalisme Pansel. “Semua peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik. Jabatan Sekda memiliki tanggung jawab besar, dan saya yakin keputusan Pansel akan profesional,” katanya.

Seleksi Sekda Kota Kupang kini memasuki fase penentuan, dan publik menanti sosok yang akan dipilih untuk memperkuat arah pembangunan kota. (rnc04)