Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain itu, Restu Dupe juga menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda DPD II Golkar Kota Kupang.
“Saya akan menjalankan tugas mempersiapkan Musda ini sebaik mungkin untuk membentuk DPD II yang solid dan berdampak positif bagi masa depan Partai Golkar. Saya mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran partai, baik di tingkat provinsi maupun pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Jonas Salean dalam sambutannya mengulas kiprahnya selama lebih dari 10 tahun memimpin Golkar Kota Kupang.
“Hari ini genap lebih dari 10 tahun saya memimpin Golkar Kota Kupang. Saya menerima tongkat estafet dari Bapak Daniel Adoe dan berupaya membenahi struktur serta memperkenalkan Partai Golkar lebih luas kepada masyarakat,” katanya.
Jonas juga menjelaskan alasan pengunduran dirinya sebelum Musda, karena menerima tugas baru yang mengharuskannya nonaktif dari partai politik selama setahun ke depan.
Namun, ia menegaskan akan tetap memberi perhatian terhadap Partai Golkar sebagai senior partai.
“Saya tidak ke mana-mana, saya tetap ada bersama bapak ibu sekalian. Kalau masa tugas saya selesai, saya berniat kembali maju sebagai caleg DPRD Provinsi NTT pada 2029,” ujarnya.
Sekretaris Golkar NTT, Welhelmintje S. L. Sinlaeloe, memberikan arahan terkait tugas Plt Ketua yang memiliki kewenangan terbatas namun penting untuk menjaga kesinambungan organisasi.
