Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Michigan, RakyatNTT.ID – Tragedi mengejutkan terjadi pada Minggu (waktu setempat) ketika seorang pria bersenjata menyerang gereja Mormon di Grand Blanc Township, Michigan, Amerika Serikat (AS). Serangan brutal tersebut menewaskan dua orang dan melukai delapan jemaat lainnya.
Departemen Kepolisian Grand Blanc Township dalam pernyataannya menyebutkan bahwa tidak ada lagi ancaman bagi publik karena pelaku sudah tewas dalam baku tembak. Gereja itu sendiri terbakar hebat pasca penyerangan.
Kronologi Penembakan Gereja Michigan
Pada Minggu pagi, Gereja Latter Day Saints di Grand Blanc tengah menggelar kebaktian.
Sekitar pukul 10.25 pagi, seorang pria berusia 40 tahun menabrakkan mobilnya ke pintu depan gereja.
Pelaku kemudian melepaskan tembakan dengan senapan serbu, menewaskan satu jemaat dan melukai sekitar delapan orang lainnya.
Setelah itu, pelaku membakar bangunan gereja sehingga api dengan cepat melalap bagian atap.
Petugas kepolisian, agen FBI, dan ATF segera dikerahkan dan terlibat baku tembak dengan pelaku hingga ia dinyatakan tewas.
Korban luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal mengepul dari atap gereja, dengan puluhan kendaraan darurat berada di lokasi.
Respons Presiden AS Donald Trump
Mantan Presiden AS Donald Trump mengecam keras tragedi ini melalui akun Truth Social. Ia menyebut peristiwa itu sebagai bagian dari “epidemi kekerasan” yang terus melanda Amerika.
