So’E, RakyatNTT.ID Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama PBSI TTS resmi membuka Kejuaraan Bulu Tangkis Bupati TTS Cup 2025 di Lapangan Perdana Sport Point, Kecamatan Kota So’E, Selasa (23/9/2025).

Ajang perdana ini diikuti 32 tim dari 20 klub bulu tangkis, terdiri dari 15 klub putra dan 5 klub putri, dengan total 255 atlet: 181 putra dan 74 putri. Kejuaraan berlangsung dari 23 hingga 30 September 2025.

Apresiasi Bupati TTS

Dalam sambutannya, Bupati TTS Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas dukungan PBSI TTS dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, dan mengembangkan potensi atlet muda bulu tangkis TTS,” ujar Bupati.

Ia berharap kejuaraan ini bisa melahirkan bibit unggul yang mampu berprestasi di level provinsi, nasional, bahkan internasional.

Hidupkan Kembali Bulu Tangkis

Ketua PBSI TTS sekaligus anggota DPRD TTS, Chandra F. Susianto, SE, menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghidupkan kembali olahraga bulu tangkis di TTS.

“Bulu tangkis adalah cabang olahraga superprioritas nasional penyumbang emas untuk negara. Tapi di daerah, olahraga ini masih dianggap eksklusif. PBSI TTS hadir untuk merubah pola pikir itu agar bulu tangkis lebih terbuka untuk semua,” jelasnya.

Chandra menambahkan, Bupati TTS Cup 2025 akan menjadi agenda tahunan yang digelar setiap Agustus bertepatan dengan HUT Kota So’E.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi terlihat dari 23 tim putra dan 9 tim putri yang berpartisipasi. Selain turnamen, PBSI TTS berencana mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah dari tingkat dasar hingga menengah untuk memperluas minat bulu tangkis.

Sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2028, PBSI TTS juga sudah membentuk Tim Satria Muda yang sedang ditempa secara fisik, teknik, dan mental.

Olahraga jadi Sarana Persatuan

Kejuaraan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kajari TTS, Dandim 1621, dan Kapolres TTS yang hadir dalam pembukaan. Ajang ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar klub dan atlet, sekaligus memperkenalkan bulu tangkis sebagai olahraga yang bisa dinikmati masyarakat luas di TTS. (rnc26)