Massa aksi menilai, ketidakadilan terlihat jelas. “Kenapa kasus penebangan mangrove tidak dituntaskan, sementara Erasmus hanya menyampaikan kritik di Facebook malah langsung ditahan?” teriak salah satu orator.

Dukungan dari Berbagai Elemen

Demo damai ini dihadiri mahasiswa dari IKMAR NTT, GMKI Rote Ndao, tokoh masyarakat, hingga keluarga Erasmus Frans Mandato. Mereka berkomitmen melanjutkan aksi hingga ada keputusan jelas mengenai status hukum Erasmus. (rnc)