Kawasan transmigrasi Mbay mencakup lima kecamatan: Boawae, Aesesa, Wolowae, Aesesa Selatan, dan Nangaroro (Desa Kotakeo 1 dan Desa Pagomogo). Bupati menyebut kawasan ini memiliki potensi besar sosial, ekonomi, dan ekologis untuk pengembangan, meski beberapa kecamatan lain terbatas lahannya.

Ia juga menjelaskan adanya Satuan Permukiman Ikiseo–Gezu di Desa Kotakeo 1 yang dibangun tahun 2017 dan sudah dilengkapi fasilitas umum, listrik, air bersih, jalan, hingga embung untuk pertanian.

Tim Ekspedisi Patriot akan melakukan pemetaan sosial, ekonomi, dan ekologis, mengidentifikasi tantangan pembangunan, menyusun dokumen rekomendasi strategis, hingga merancang pengembangan komoditas unggulan berbasis potensi lokal.

Iklan

Ketua Tim 2, Dr. Sofiatin, menyampaikan ITB bersama Kementerian Tenaga Kerja akan melakukan kajian lapangan yang hasilnya direkomendasikan ke kementerian. Tim 1 fokus pada evaluasi berbasis data, sedangkan Tim 2 merancang strategi pengembangan dari hulu ke hilir.

Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Nagekeo, Petrus Aurelius Assan, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam revitalisasi kawasan transmigrasi Mbay agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sumber daya lokal.