Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Makanannya sudah berbau, berlendir. Susunya juga terasa asam,” ujarnya.
Siswa lain, Theresia Selan (12), juga menyebut bahwa sayur, telur, dan tahu dalam paket MBG sudah basi. Bahkan saat meminum susu, ia menemukan benda asing.
“Pas minum susu ada ulat, jadi langsung muntah,” ungkapnya.
Kasus Keracunan MBG bukan yang Pertama
Peristiwa keracunan makanan bergizi (MBG) di NTT bukan kali pertama terjadi. Pada 22 Juli 2025, sebanyak 200 siswa SMP Negeri 8 Kupang juga dilaporkan keracunan. Sehari kemudian, 77 siswa SMK di Sumba Barat Daya mengalami kejadian serupa saat memperingati Hari Anak Nasional. (rnc)
