Upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan alat seadanya. Meskipun berhasil menyelamatkan dua dari enam belas jirigen minyak tanah, api baru berhasil dipadamkan setelah rumah ludes dilalap si jago merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu-satunya bagian rumah yang tersisa adalah bangunan dapur terpisah berukuran ± 2 x 2 meter.

Yesaya Dethan, yang telah tinggal selama tiga tahun bersama korban tanpa ikatan keluarga, mengakui kelalaiannya dan menyatakan siap bertanggung jawab secara pribadi. Keluarga korban menerima permintaan maaf tersebut dan tidak melanjutkan ke ranah hukum.

Saat ini, Polsek Rote Timur telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (rnc12)