Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Nagekeo secara resmi menerima kedatangan 457 mahasiswa Universitas Flores (Uniflor) Ende yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama sebulan di wilayah Nagekeo. Acara penyambutan digelar di Ruang Kerja Bupati Nagekeo, Lantai 2 Kantor Bupati, Jumat (1/8/2025).
Rombongan Unflor dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Mansyur A. Hamid, SE, MM, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Dr. Ernesta Leha, M.Agb, dan Ketua Pelaksana KKN Hilarion Arnoldus Kota, bersama delapan mahasiswa perwakilan.
KKN Uniflor: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Unflor yang memilih Nagekeo sebagai lokasi pengabdian dalam program “Uniflor Mengabdi”. Kegiatan ini berlangsung di 9 desa dan 6 kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan.
“Program KKN ini adalah bentuk kolaborasi cerdas antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Mahasiswa hadir sebagai agen perubahan untuk mempercepat transformasi desa,” ujar Bupati.
Tema “KKN Berdampak: Menuju Desa Cerdas, Mandiri, dan Lestari”, menurut Bupati Simplisius, sejalan dengan arah pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat.
Fokus Program: Ketahanan Pangan, Literasi, Lingkungan dan Pariwisata
Mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, namun juga membawa ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk menjawab persoalan lokal. Program yang dijalankan selama 1–31 Agustus 2025 mencakup:
- Ketahanan Pangan
- Pemberdayaan Literasi
- Pengelolaan Lingkungan
- Pengembangan Pariwisata Lokal
“Kami harap mahasiswa aktif berinteraksi, pahami kondisi lapangan, dan hadirkan solusi yang kreatif dan relevan,” tegas Bupati.
Bupati Simplisius mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Ia juga mengajak para kepala desa, lurah, dan masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan ini.
“Mari jadikan ini sebagai awal dari kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan masyarakat desa. Semoga membawa dampak positif dan menjadi bekal masa depan,” tutupnya.
Wakil Rektor Kemahasiswaan Dr. Mansyur A. Hamid menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemkab Nagekeo. Ia menegaskan bahwa program KKN telah dirancang dengan coaching luaran seperti:
- Artikel ilmiah dan media massa
- Produksi video dokumenter
- Logbook mingguan per kelompok
- Laporan kegiatan terstruktur
“Kami titip anak-anak kami untuk dibina dan diarahkan selama KKN. Setiap perkembangan akan dilaporkan melalui dosen pendamping lapangan,” ujarnya. (rnc15)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan