Bupati juga berpesan kepada para peserta untuk menjauhi fanatisme berlebihan yang dapat merusak esensi dari kompetisi. Nilai persaudaraan dan sportivitas harus tetap dijunjung tinggi.

“Menang atau kalah itu biasa, tapi yang luar biasa adalah semangat belajar dan berkembang. Jadikan pengalaman ini modal masa depan dan banggakan Nagekeo,” tegasnya.

Bupati kemudian menyalakan obor Porseni sebagai simbol resmi dimulainya rangkaian acara dan turut melakukan kick-off pertandingan perdana antara SMPN 1 Boawae vs SMPN 5 Boawae.

Ketua Panitia sekaligus Kepala SMPN 2 Boawae Satap, Maria Goreti Gego Boa, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Porseni tahun ini mengusung tema:

“Mendidik Anak Indonesia Hebat Melalui Kegiatan Olahraga dan Kreativitas Seni,” katanya.

Kegiatan akan berlangsung selama 3–9 Agustus 2025, dipusatkan di SMPN 2 Boawae Satap – Malalaja.

“Melalui Porseni, kami ingin membentuk siswa menjadi pribadi yang sehat, kreatif, sportif, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Maria Goreti. (rnc15)