Prof. Marshella Lie menyebut UCB sebagai mitra potensial dalam pengembangan ekosistem pendidikan berbasis keadilan sosial dan transformasi lintas budaya.

Dukungan Penuh Yayasan dan Rektorat UCB

Dr. Semuel A.M. Littik dari CBIM menyatakan komitmen yayasan untuk mendukung internasionalisasi kampus. “Kami ingin mendidik generasi unggul lewat integritas, inovasi, dan jaringan global,” katanya.

Sementara itu, Rektor UCB, Prof. Dr. Fran Salesman, menekankan bahwa kerja sama ini adalah langkah konkret membawa UCB ke panggung internasional.

“Bukan sekadar seremoni administratif. Ini komitmen untuk memperluas horizon kolaborasi lintas negara,” ujarnya.

Program tindak lanjut kerja sama internasional yang dilakukan, yakni pertukaran dosen dan mahasiswa (mobility program), kolaborasi riset dan publikasi jurnal internasional, seminar dan workshop pendidikan global dan pengembangan kurikulum lintas budaya dan nilai local.

Menuju Kampus Global yang Relevan dan Membumi

Lewat kemitraan ini, FKIP UCB memperkuat identitasnya sebagai fakultas yang visioner, progresif, namun tetap membumi. UCB tidak hanya mendidik pendidik, tapi juga pemimpin pembelajar yang mampu menjembatani nilai-nilai lokal dan tantangan global. (*/rnc)