“Benar, Jokowi adalah mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980. Tapi, berdasarkan data yang saya miliki, beliau tidak menyelesaikan sarjananya,” ujar Prof Sofian dalam video tersebut.

Pernyataan ini langsung memicu reaksi dari berbagai pihak, terutama pendukung Presiden, yang menilai klaim itu sebagai bentuk penyebaran informasi menyesatkan dan potensi pencemaran nama baik. (*/rnc)