Kupang, RakyatNTT.ID Kabar membanggakan datang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana). Maria Paskalita Wea, mahasiswi semester 4 Program Studi Psikologi, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Desain Poster Infografis Tingkat Provinsi NTT yang diselenggarakan secara daring oleh BNN Provinsi NTT pada 12 Juli 2025.

Mengusung tema “Art Against Drugs: Populer Karena Karya, Bukan Narkoba”, kompetisi ini mendorong peserta menyampaikan pesan sosial penting melalui media visual yang kuat. Poster Maria mencuri perhatian juri berkat tampilan estetis dan pesan antinarkoba yang menggugah.

“Populer dengan Skill, Bukan Pil,” tulis Maria di karyanya — sebuah pesan tajam namun inspiratif bagi generasi muda untuk meraih eksistensi dengan kreativitas, bukan narkoba.

Dalam wawancara eksklusif, Maria mengaku tak menyangka bisa keluar sebagai juara.

“Saya ikut karena tertarik dengan pesan sosialnya. Tidak menyangka menang, apalagi peserta dari semua kalangan, bukan hanya mahasiswa,” ungkapnya.

Dari Gagal ke Gemilang: Filosofi Trampolin Maria

Sebelum berhasil, Maria sempat mengalami beberapa kegagalan dalam lomba-lomba serupa. Namun, semangatnya justru tumbuh. Ia menyebut kegagalan sebagai “trampoline” – semakin jatuh, semakin tinggi ia melompat.

“Saya tidak menyerah. Saya anggap kegagalan sebagai pijakan untuk lompatan lebih tinggi,” kata Maria.

Melalui karyanya, Maria ingin menekankan bahwa populer bisa diraih lewat prestasi, bukan penyalahgunaan narkoba.

“Anak muda sering salah arah, mengira narkoba bisa bikin keren atau terkenal. Padahal justru merugikan. Populerlah karena karya, bukan karena hal-hal yang menghancurkan masa depan,” jelasnya penuh semangat.

Inspirasi bagi Mahasiswa Undana dan Generasi Muda NTT

Prestasi Maria menjadi cerminan kualitas mahasiswa Undana yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peduli sosial. Karya-karya seperti ini membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tapi juga wadah membangun dampak nyata di masyarakat.

Ke depan, Maria berharap semakin banyak anak muda NTT yang terinspirasi untuk berkarya dalam isu-isu sosial lewat medium kreatif seperti desain, film, atau tulisan.

“Saya harap generasi muda sadar bahwa kreativitas bisa jadi alat kampanye yang kuat. Kita bisa bersuara tanpa harus berteriak—cukup lewat karya,” tutup Maria. (*/hms/rnc)