Kupang, RakyatNTT.ID Semangat kewirausahaan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali membuahkan hasil. Tiga tim mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berhasil lolos seleksi nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025, sebuah ajang bergengsi pengembangan ide bisnis mahasiswa se-Indonesia.

Pencapaian ini menandai komitmen Undana dalam mendukung lahirnya pengusaha muda tangguh dengan ide-ide segar berbasis potensi lokal.

Cookies Putak: Inovasi Cerdas Berbasis Lontar NTT

Salah satu tim unggulan dari Prodi Ekonomi Pembangunan FEB Undana tampil mencolok dengan ide bisnis bernama “Cookies Rasa Nusa”—soft cookies sehat berbahan dasar putak, pati khas dari pohon lontar yang melimpah di wilayah NTT.

Tim ini terdiri dari lima mahasiswa inovatif, yakni Rhanny Stevanie Koamesah, Tessa Iemanuella Loainak, Maria Tresia Bano Klau, Ferenita Ekawati Tassi, dan Asshabul Kahfi Sinagula.

Putak: Superfood Tradisional, Produk Fungsional Masa Kini

Putak yang dulunya hanya dikenal dalam masyarakat suku Dawan sebagai makanan tradisional, kini diolah menjadi camilan sehat dengan nilai gizi tinggi, rendah lemak, kaya serat, vitamin B kompleks, dan probiotik alami.

“Putak punya potensi besar. Sayang kalau terabaikan. Lewat produk ini, kami ingin mengangkat kembali kekayaan pangan lokal,” jelas Rhanny.

Cookies putak buatan mereka sudah hadir dalam tiga varian rasa: Classic, Red Velvet, dan Matcha, menjadikannya camilan modern yang cocok bagi diet sehat maupun lifestyle urban.

Didukung Penuh, Siap Scale-Up

P2MW tak hanya memberi bantuan dana, tetapi juga coaching usaha intensif, mentoring dari profesional, dan akses ke jaringan industri dan investor. Tim Cookies Rasa Nusa memulai perjalanan mereka dari proses seleksi yang ketat dengan dukungan penuh dari kampus.

“Dari Undana, kami dapat bimbingan luar biasa. Kami yakin, ini baru awal dari perjalanan panjang kami sebagai entrepreneur muda,” ungkap salah satu anggota tim.

Melalui akun Instagram resmi mereka, @cookiesrasanusa, tim ini mulai memperkenalkan produk mereka ke publik. Dengan pendekatan branding modern dan narasi lokal yang kuat, “Cookies Rasa Nusa” bukan sekadar produk, melainkan gerakan ekonomi lokal berbasis inovasi anak muda. (*/hms/rnc)