Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018–2023. Dengan penambahan ini, total tersangka mencapai 18 orang.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Abdul Qohar menjelaskan bahwa para tersangka diduga melakukan pemufakatan jahat yang merugikan keuangan negara hingga Rp285.017.731.964.389 atau sekitar Rp285 triliun.
“Para tersangka melakukan intervensi terhadap kebijakan tata kelola Pertamina dengan memasukkan rencana kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak, padahal saat itu tidak ada kebutuhan tambahan kapasitas,” ujar Qohar pada Kamis, 10 Juli 2025.
Lebih lanjut, para pelaku juga diduga sengaja menghilangkan skema kepemilikan aset Terminal BBM Merak dari kontrak kerja sama dan menetapkan harga sewa yang tidak wajar. Salah satu tersangka, Riza Chalid, masih berada di luar negeri dan belum dilakukan penahanan.
“Kami bekerja sama dengan perwakilan kejaksaan di luar negeri, terutama di Singapura, untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap Riza Chalid,” tegas Qohar.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso memastikan bahwa perusahaan akan bersikap kooperatif dalam mendukung proses hukum yang berlangsung.
“Pertamina menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan bekerja sama penuh dengan Kejaksaan Agung,” ujarnya, Jumat (11/7).
Daftar Lengkap 18 Tersangka Korupsi Minyak Mentah Pertamina:
- Edward Corne – VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga
- Sani Dinar Saifuddin – Direktur Feedstock & Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional
- Agus Purwono – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
- Maya Kusmaya – Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga
- Yoki Firnandi – Direktur Utama PT Pertamina International Shipping
- Riva Siahaan – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
- Muhammad Kerry Andrianto Riza – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa
- Dimas Werhaspati – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa & PT Jenggala Maritim
- Gading Ramadhan Joedo – Komisaris PT Jenggala Maritim & Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak
- Alfian Nasution – VP Supply & Distribusi PT Pertamina (2011–2015)
- Hanung Budya – Direktur Pemasaran & Niaga PT Pertamina (2014)
- Toto Nugroho – SVP Integrated Supply Chain PT Pertamina (2017–2018)
- Dwi Sudarsono – VP Crude & Product Trading ISC PT Pertamina (2019–2020)
- Martin Haendra Nata – Business Development Manager PT Trafigura Pte. Ltd.
- Hasto Wibowo – SVP Integrated Supply Chain (2018–2020)
- Arif Sukmara – Direktur Gas, Petrochemical & New Business PT Pertamina International Shipping
- Muhammad Riza Chalid – Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak & PT Tangki Merak (DPO)
- Indra Putra – Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi
(*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan