Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Semua bantuan wajib melalui proses verifikasi dan pendataan. Kami ingin program tepat sasaran,” tegasnya.
Dialog Publik: Beasiswa, Jalan Rusak, hingga Listrik Masuk Desa
Dalam sesi dialog terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, seperti:
- Permintaan beasiswa tambahan bagi mahasiswa
- Keluhan soal bantuan yang diperjualbelikan
- Masalah infrastruktur jalan dan akses listrik
Menanggapi hal itu, Bupati menjelaskan bahwa proposal beasiswa tetap bisa diajukan dan akan dibantu prosesnya oleh pemerintah. Akan diberlakukan perjanjian penerima bantuan, dan jika ditemukan penyalahgunaan bantuan, sanksi tegas akan dijatuhkan.
Soal jalan rusak, Pemkab mengalokasikan anggaran untuk tiga ruas jalan prioritas. Untuk listrik, daya baru mencapai 60% (2 megawatt). Pemkab telah hibahkan 6 hektare tanah ke PLN untuk pembangunan pembangkit tambahan agar daya listrik bisa mencapai 90%.
Harapan Bupati: Gunakan Bantuan untuk Tujuan yang Benar
Bupati Krisman menutup kegiatan dengan pesan kuat agar seluruh penerima bantuan menggunakannya sesuai tujuan.
“Adik-adik mahasiswa, gunakan bantuan ini murni untuk pendidikan. Warga penerima bantuan rumah, gunakan dengan bijak. Semoga ini membawa perubahan dan kesejahteraan nyata,” tutupnya. (*/pkp/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan