Seba, RakyatNTT.ID Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, bersama Wakil Bupati, Ir. Thobias Uly, M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap aksi perubahan yang digagas oleh 9 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025.

Program ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong aksi perubahan PKA Sabu Raijua sebagai bagian dari transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

“Saya mengapresiasi semangat dan komitmen para peserta. Ini bukan hanya kewajiban pelatihan, tetapi cerminan tanggung jawab moral untuk membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing,” ujar Bupati Krisman Riwu Kore.

Inovasi ASN: Dari Formalitas ke Budaya Kerja

Wakil Bupati Thobias Uly menambahkan bahwa aksi perubahan harus menjadi budaya kerja ASN, bukan sekadar formalitas dalam pelatihan. Ia menekankan pentingnya menjadikan inovasi sebagai bagian integral dari rutinitas kerja sehari-hari.

“Budaya inovasi tidak boleh musiman. Kita ingin ASN Sabu Raijua terus bertransformasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Integrasi dengan Program Daerah

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap bahwa seluruh aksi perubahan peserta PKA dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program kerja perangkat daerah.

Langkah ini akan memastikan bahwa inovasi yang dilahirkan tidak hanya berhenti pada tataran ide, namun memberi dampak langsung terhadap masyarakat dan peningkatan layanan publik.

Komitmen Pemkab Dukung Transformasi ASN

Pemkab Sabu Raijua menyatakan siap memberikan dukungan nyata terhadap seluruh aksi inovasi dan perubahan birokrasi. Melalui pendekatan kolaboratif, pemerintah ingin menciptakan ekosistem ASN yang mampu berinovasi, berkontribusi, dan menjadi motor penggerak kemajuan daerah.

Dengan kepemimpinan yang visioner dan dukungan struktural, Sabu Raijua siap menjadi contoh daerah yang sukses mengimplementasikan hasil Pelatihan Kepemimpinan Administrator secara nyata. (*/pkp/rnc)