Mobil Pajero berisi penumpang Obet Naitboho, Margaritha Nokas, dan Ribka Sibu. Sementara dr. Abraham ditemani Modesta Uak (33), seorang bidan yang turut mengalami luka-luka.

Polisi mencatat insiden tersebut dalam LP/A/30/VI/2025/SPKT. Sat Lantas/Polres Kupang/Polda NTT, tertanggal 17 Juni 2025. Jenazah dr. Abraham telah diterbangkan ke kampung halamannya di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pelarian Singkat dan Proses Pemeriksaan

Setelah kejadian, Isak sempat melarikan diri ke SoE, Kabupaten TTS, namun berhasil diamankan pada 18 Juni 2025. “Driver juga sudah diamankan di Satlantas Polres Kupang,” jelas Firamudin.

Sementara itu, Obet Naitboho juga telah diperiksa sebagai saksi. “Karena beliau anggota DPRD Provinsi, kami perlakukan sebagai saksi sesuai ketentuan hukum,” tambahnya.

Kerusakan dan Penanganan Kasus

Akibat insiden ini, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Polisi juga menegaskan bahwa kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik, beraspal dan dilengkapi marka, serta bahu jalan kiri-kanan. (*/rnc)