Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, pemerintah Israel dalam pernyataan resminya mengklaim bahwa mereka telah menghilangkan “ancaman eksistensial ganda” dari program nuklir dan rudal Iran.
Gencatan Senjata dan Diplomasi Baru
Di sisi lain, Iran menyatakan kesiapan untuk kembali ke meja perundingan nuklir dengan Amerika Serikat setelah gencatan senjata diberlakukan. Meski demikian, Presiden Iran Masoud Pezeshkian tetap menegaskan bahwa Iran akan mempertahankan haknya untuk tenaga atom damai.
“Kami akan terus menegaskan hak-hak sah kami dalam penggunaan energi nuklir untuk kepentingan damai,” tegas Pezeshkian.
Intervensi AS dan Pernyataan Trump
Konflik meningkat setelah Amerika Serikat ikut terlibat. Presiden Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah “meluluhlantakkan situs nuklir utama Iran” dalam serangan udara besar pada Minggu (22/6).
Namun, para analis meragukan apakah ancaman nuklir Iran benar-benar sudah dinetralisir, mengingat kemungkinan adanya pemindahan uranium ke lokasi yang lebih tersembunyi. Teheran sendiri menolak tuduhan bahwa mereka tengah mengembangkan senjata nuklir. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan