Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kondisi rumah dan fasilitas masih memprihatinkan. Diharapkan dengan kehadiran Menteri, Rote Ndao dan NTT secara umum menjadi prioritas nasional dalam penanganan stunting,” ujar Asadoma.
Ia menambahkan bahwa program Quick Win penurunan stunting melalui penguatan posyandu, pemberdayaan kader kesehatan, serta dukungan gizi untuk KRS menjadi perhatian utama Pemprov NTT.
Tinjau Puskesmas dan Dorong KB Aktif
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Puskesmas Ba’a. Menteri Wihaji dan Wakil Gubernur berdialog dengan calon akseptor KB serta menyerahkan paket bantuan gizi. Kepala Puskesmas Ba’a, drg. Gevilawati Pandie menyebut hingga saat ini ada 40 akseptor aktif, dengan rincian: 26 menggunakan implan, 7 menggunakan IUD, dan 7 memakai suntik KB.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga terus berlangsung di puskesmas sebagai bagian dari pelayanan terpadu kepada masyarakat. (*/hms/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan