Beirut, RakyatNTT.ID Ketegangan antara Israel dan Hizbullah kembali meningkat. Militer Israel (IDF) mengklaim berhasil membunuh seorang komandan senior Hizbullah, Abbas Al Hassan Wahbi, dalam serangan drone yang menghantam Mahrouna, Lebanon selatan, pada Sabtu (28/6/2025).

Menurut IDF, Wahbi adalah kepala intelijen salah satu batalion elit Hizbullah, Radwan Force, yang dituding berperan penting dalam pemulihan kekuatan tempur Hizbullah dan pemindahan senjata.

“Target ini merupakan bagian dari upaya ilegal Hizbullah yang melanggar kesepahaman antara Israel dan Lebanon,” ungkap IDF dalam pernyataan resmi yang dikutip Times of Israel.

Radwan Force, Unit Elit Hizbullah

Radwan Force dikenal sebagai unit elit dan pasukan penyerbu milik Hizbullah yang kerap diterjunkan dalam operasi strategis. Menurut laporan IDF, Wahbi memiliki peran vital dalam reaktivasi sistem pertahanan dan distribusi logistik kelompok tersebut di wilayah perbatasan.

Gencatan Senjata yang Dilanggar

Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang masih berlaku antara Israel dan Hizbullah, serta setelah kesepakatan damai sementara antara Tel Aviv dan Teheran yang disepakati 13 Juni lalu, usai konflik militer 12 hari.