“Kami menyerang fasilitas nuklir di Isfahan. Operasi tersebut masih berlangsung,” ujar Defrin.

Iran menyerukan agar Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan atas tindakan yang mereka sebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan hukum internasional. (*/rnc)