Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pihaknya juga berencana melayangkan aduan ke Mahkamah Dewan Kehormatan DPRD agar menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap para terduga pelaku.
Sementara itu, Amos Lafu menyoroti sikap pasif para anggota dewan yang hadir. “Tak ada satu pun yang mencoba melerai, ini bisa saja jadi indikasi adanya pembiaran atau bahkan konspirasi,” ujarnya.
Korban Masih Trauma dan Tidak Bertugas
Roni Natonis yang hadir dalam konferensi pers menunjukkan luka lebam di mata dan pelipis kiri. Ia mengaku masih dalam kondisi tidak sehat dan belum dapat menjalankan tugas sebagai ASN di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang. (rnc04)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan