Politisi PKB ini menegaskan, bantuan alsintan diberikan bukan untuk perorangan, tetapi kepada kelompok tani untuk dimanfaatkan bersama. Ia meminta bantuan ini jangan disimpan sendiri oleh ketua kelompok. “Alsintan dan pupuk ini bukan dapat seenaknya saja begitu. Nanti ada pengawasan dari pihak berwajib dan dinas terkait. Ini barang negara beli dari uang negara sehingga jangan sampai dapat dan simpan di rumah, sehingga lahan tidur yang ada tidak diolah dan tidak ada manfaatnya,” kata Usman memperingatkan.

Ia menegaskan apabila alsintan yang diterima tidak dimanfaatkan, maka akan ditarik kembali untuk diberikan kepada orang yang lain untuk dimanfaatkan. “Marilah pakai bersama-sama, karena kita semua anak Rote. Marilah kita berjuang bersama-sama untuk swasembada pangan nasional dan ketahanan pangan keluarga khususnya,” imbuhnya.

Turut hadir dalam penyerahan alsintan itu Asisten II Setda Kabupaten Rote Ndao, Anton Banepa, Kabag SDM Polres Rote Ndao, AKP Gusti Putu Sabanugraha, Anggota DPRD asal Partai Kebangkitan Bangsa, Melkianus Fans Haning dan Efendi Hartoyo Muda, S.ST serta perwakilan dari DPW PKB Provinsi NTT, Bernard Pelle, S.Ip. Turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Ferson Oktovianus bersama staf dan penyuluh serta ketua dan anggota kelompok tani penerima bantuan alsintan dan pupuk gratis. (rnc12)