Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Peserta datang dari Kabupaten Ende, Belu, Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Rote Ndao.
Antusiasme semakin terasa ketika seruan “Salam otomotif, gaspol!” menggema sebelum para pembalap turun ke lintasan Sirkuit Mandala.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah sekaligus menjadi tanda bahwa Sirkuit Mandala kembali diperhitungkan sebagai salah satu arena olahraga otomotif di NTT.
Bukan Sekadar Adu Kecepatan
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan mengatakan, penyelenggaraan Kejurda Gastrack Bupati Rote Ndao Cup I bukan sekadar mencari pembalap tercepat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi, sekaligus menumbuhkan sportivitas.
“Kegiatan ini merupakan ruang untuk mengembangkan bakat serta prestasi generasi muda, menumbuhkan sportivitas serta menggerakkan sektor ekonomi, olahraga dan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao,” ujar Apremoi.
Ia mengatakan, Rote Ndao sudah sekitar tujuh tahun tidak menggelar kegiatan gastrack. Karena itu, kembalinya kejuaraan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali olahraga otomotif secara berkelanjutan di Rote Ndao.
“Tahun kemarin kita sudah menyelenggarakan satu kegiatan drag bike dan tahun ini kita menyelenggarakan kegiatan gastrack Kejurda Bupati Cup I Kabupaten Rote Ndao. Harapannya tahun depan akan terus ada kegiatan seperti ini,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan