Ia mengapresiasi partisipasi seluruh jemaat dan kontingen dari berbagai wilayah. Apresiasi khusus juga disampaikan kepada peserta dari Kabupaten Rote Ndao, Alor, dan Sabu Raijua yang harus menempuh perjalanan laut untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Lebih dari sekadar kompetisi, hakikat sejati dari simfoni paduan suara adalah menyatukan suara, hati, pikiran, dan perasaan untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan dalam segala kondisi,” tegas Yefta.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan dewan juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut hingga selesai.

Dewan Juri Beri Catatan Teknis untuk Paduan Suara

Perwakilan dewan juri, Drs. Agastya Rama Listya, M.S.M., Ph.D., mengapresiasi penampilan seluruh kontingen yang dinilainya telah berupaya memberikan penampilan terbaik meskipun menghadapi keterbatasan waktu persiapan.

Namun, ia juga memberikan sejumlah catatan teknis yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi peserta dalam meningkatkan kualitas penampilan paduan suara pada kesempatan berikutnya.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan meliputi keseimbangan suara atau balance antara kelompok pria dan wanita, pengaturan posisi penyanyi di atas panggung atau blocking, serta penggunaan amplifikasi musik secara terukur.