Menurutnya, bantuan dari berbagai pihak sebelumnya telah banyak disalurkan dalam bentuk kebutuhan logistik umum. Namun, hasil pemantauan menunjukkan masih terdapat kebutuhan spesifik yang perlu mendapatkan perhatian, terutama bagi kelompok ibu dan anak.

“Selama ini kami melihat kan bantuan dari berbagai pihak sudah turun, tetapi bentuknya berupa bantuan-bantuan logistik biasa. Kali ini kami mendapatkan laporan dan mencatat bahwa, untuk kebutuhan ibu dan anak, kita melihat perlunya penanganan yang lebih spesifik,” ungkap Dr. Djefri Manafe.

Kondisi tersebut mendorong Jikom Undana untuk merancang pola bantuan yang lebih terarah. Paket bantuan disiapkan berdasarkan daftar kebutuhan prioritas yang ditemukan di lapangan sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kelompok penerima.

Libatkan Jejaring Alumni untuk Galang Dukungan

Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, Jikom Undana membangun kolaborasi dengan sejumlah jejaring alumni perguruan tinggi.

Dukungan antara lain berasal dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) pusat, IKA Unair Cabang Jember, IKA Unair Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), serta IKA Universitas Terbuka (UT).

Selain dukungan dari jejaring alumni tersebut, pendanaan juga dihimpun dari dosen, mahasiswa, dan alumni Jikom Undana serta berbagai kegiatan penggalangan dana kemanusiaan.