Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kefamenanu, RakyatNTT.ID – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Muhammad Isma’il Zajuli, mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), untuk menjaga persatuan dan kerukunan setelah pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memicu perpecahan. Menurutnya, momentum Muktamar NU ke-35 seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan warga NU serta masyarakat Indonesia secara luas.
Dalam pernyataannya kepada media, Muhammad Isma’il Zajuli mengatakan NU merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah bangsa Indonesia.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga hubungan baik, membangun suasana yang kondusif, serta bersama-sama mempertahankan ketenteraman, ketertiban, dan keamanan di tengah masyarakat.
“Perbedaan pendapat, pola pikir, pandangan, maupun pilihan merupakan hal yang wajar dalam berorganisasi maupun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Untuk itu marilah kita eratkan tali persaudaraan di antara kita semua,” ujarnya.
Warga Diminta Tak Mudah Terpengaruh Berita Provokatif
Ketua PCNU TTU tersebut juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama berita yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghilangkan rasa saling menghormati antarsesama.
Ia mengajak warga NU dan masyarakat TTU untuk tetap mengedepankan persaudaraan serta menjaga semangat kebangsaan.
“Hendaknya kita semua saling menghargai untuk tetap satu menjaga NKRI,” tegas Muhammad Isma’il Zajuli.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kebersamaan setelah pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Perbedaan yang muncul dalam organisasi, menurutnya, perlu disikapi secara dewasa agar tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
Perkuat Ukhuwah dan Kerukunan di TTU
Muhammad Isma’il Zajuli berharap seluruh warga NU di Kabupaten Timor Tengah Utara dapat menjadikan momentum pasca-Muktamar NU ke-35 untuk memperkuat ukhuwah, mempererat hubungan sosial, serta menjaga persatuan.
Ia juga mengajak masyarakat luas untuk membangun komunikasi yang sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dengan semangat saling menghargai dan menjaga persaudaraan, diharapkan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten TTU tetap berlangsung aman, tertib, dan harmonis.
Muhammad Isma’il Zajuli turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian imbauan tersebut.
Pesan persatuan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan warga NU sekaligus mendorong masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara untuk terus menjaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan