Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Makassar, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan benchmarking ke Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pendalaman mekanisme penerimaan mahasiswa baru (PMB), tahapan seleksi, hingga tata kelola administrasi pendukung Program Studi Magister Kenotariatan.
Benchmarking ini menjadi bagian dari langkah Undana untuk memperkuat fondasi tata kelola sekaligus penjaminan mutu akademik pada Program Magister Kenotariatan.
Melalui kegiatan tersebut, Undana mempelajari sejumlah praktik baik atau best practices yang telah diterapkan Unhas, termasuk pemanfaatan teknologi dalam sistem seleksi serta penguatan kriteria dan kelengkapan administrasi.
Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi Undana dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta kualitas layanan akademik dalam proses PMB.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., mengatakan benchmarking dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai mekanisme PMB dan tata kelola administrasi yang telah diterapkan Unhas.
“Dalam rangka peningkatan mutu tata kelola akademik, khususnya pada penyelenggaraan pendidikan Magister Kenotariatan di Undana, kami bermaksud untuk belajar praktik baik terkait mekanisme penerimaan mahasiswa baru, termasuk kelengkapan dan alur administrasi pendukungnya,” jelas Annytha.
“Kami berharap dapat memperoleh informasi tentang pengalaman yang sudah diterapkan di Unhas,” lanjutnya.
Undana Pelajari Tahapan Seleksi PMB Unhas
Dalam pertemuan tersebut, delegasi Undana diterima Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., bersama Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K).
Pihak Unhas memberikan pemaparan mengenai regulasi, skema jalur masuk, serta tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk Program Magister Kenotariatan.
Delegasi Undana kemudian mendalami alur operasional pendaftaran, mulai dari penjadwalan, verifikasi dan pemeriksaan berkas, hingga tahapan wawancara, ujian, dan registrasi ulang.
Materi seleksi yang diterapkan Unhas juga menjadi bagian dari pembahasan. Di antaranya Tes Potensi Akademik (TPA), English Proficiency Test (EPT), dan tes wawancara.
Informasi tersebut menjadi bahan bagi Undana untuk melihat berbagai aspek yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan regulasi penyelenggaraan pendidikan Magister Kenotariatan di lingkungan Undana.
Bahas Digitalisasi dan Penjaminan Mutu
Benchmarking tidak hanya membahas prosedur administratif. Undana dan Unhas juga mendiskusikan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem PMB serta mekanisme penjaminan mutu akademik.
Pemanfaatan sistem digital dalam proses penerimaan mahasiswa baru dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan seleksi.
Selain aspek teknologi, kedua perguruan tinggi juga bertukar informasi mengenai strategi dan tantangan dalam pengelolaan Program Magister Kenotariatan.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk melihat berbagai kebutuhan yang perlu diperkuat dalam penyelenggaraan pendidikan magister.
Hasil Benchmarking jadi Referensi Pengembangan PMB Undana
Seluruh informasi dan praktik baik yang diperoleh dari Unhas akan menjadi bahan referensi bagi Undana dalam melakukan pengembangan tata kelola PMB Magister Kenotariatan.
Undana berkomitmen memanfaatkan hasil benchmarking untuk menyempurnakan sistem seleksi, memperkuat kelengkapan administrasi, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola penerimaan mahasiswa baru sekaligus mendukung penjaminan mutu penyelenggaraan Program Magister Kenotariatan Undana.
Dengan benchmarking tersebut, Undana tidak hanya memperoleh gambaran teknis mengenai proses penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga mendapatkan bahan pembelajaran terkait pengelolaan sistem, pemanfaatan teknologi, dan penguatan mutu akademik. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan