Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada para wasit dan seluruh perangkat pertandingan. Menurutnya, tugas wasit tidak mudah karena harus mengambil keputusan di tengah atmosfer pertandingan yang penuh tekanan.
Pada laga final, Juan Nomleni bertindak sebagai wasit utama dengan dibantu Rico Lopo dan Ronal Lawai sebagai asisten wasit. Sementara Musa Tausu bertugas sebagai wasit cadangan.
“Di tengah atmosfer pertandingan yang panas dan penuh tekanan, kalian telah berdiri teguh di garis depan untuk menjaga netralitas, memastikan menegakkan keadilan aturan di lapangan. Keberhasilan turnamen ini membuktikan bahwa wasit-wasit kita memiliki integritas yang tinggi,” kata Eduard.
Juara Bupati TTS Cup Diproyeksikan untuk Tim TTS
Kepada para pemain dan suporter, Bupati Eduard mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari olahraga. Ia meminta SoE Generation FC tidak cepat berpuas diri setelah berhasil meraih gelar juara.
Ia berharap trofi tersebut menjadi motivasi bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.
“Jangan cepat berpuas diri, jadikan piala ini sebagai motivasi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, baik di level provinsi maupun nasional,” pesannya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan