Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 orang merupakan tim medis yang terdiri atas dokter spesialis, dokter, perawat, bidan, apoteker, dan psikolog.

Tim medis tersebut berasal dari berbagai institusi, termasuk Dinas Kesehatan NTB dan rumah sakit di lingkup Provinsi NTB sebanyak 53 orang, RS Universitas Mataram sebanyak 13 orang, serta Dinas Kesehatan Kota Mataram sebanyak 4 orang.

Sementara personel tanggap darurat di luar tim medis berasal dari BPBD NTB, Dinas PUPRPKP NTB, serta Dinas Sosial P3A NTB.

Tim tersebut akan mendukung pelayanan kesehatan, penanganan darurat, distribusi bantuan, hingga pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak.

Bantuan Medis dan Kebutuhan Dasar Melimpah

Berbagai bantuan kebutuhan dasar dan kesehatan turut dikonsolidasikan dari sejumlah lembaga dan organisasi di NTB.

Dinsos P3A dan RS Universitas Mataram mengirimkan susu, sarden, abon, mi instan, pembalut, terpal, tenda, serta paket obat dan kesehatan.

Sementara Dinas Kesehatan Provinsi NTB mengirimkan berbagai perlengkapan kedaruratan, di antaranya 37 emergency kit type A, 20 ibu hamil kit, 16 PUS kit, 20 bayi baru lahir kit, 16 ibu bersalin kit, 110 personal hygiene kit, dan 23 family kit.

Bantuan tersebut juga dilengkapi dua tenda pelayanan kesehatan, dua tenda posko, 10 velbed, serta meja dan kursi lipat.