So’E, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memperkuat digitalisasi layanan keuangan daerah melalui penandatanganan kerja sama penyelenggaraan jasa perbankan dan pembayaran retribusi daerah secara online.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati TTS, Selasa (11/8/2026).

Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi transaksi keuangan pemerintah daerah sekaligus mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Pemkab TTS dan Bank NTT Tandatangani Dua Kerja Sama

Dalam kerja sama penyelenggaraan jasa perbankan, Bupati TTS Eduard Markus Lioe bertindak sebagai pihak pertama, sementara Direktur Dana dan Treasury Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah NTT Heru Helbianto menjadi pihak kedua.

Sementara itu, kerja sama pembayaran retribusi daerah secara online ditandatangani Kepala Bappenda Kabupaten TTS Merry Tobe sebagai pihak pertama dan Pimpinan Bank NTT Cabang So’E Egberth E.D. Balukh sebagai pihak kedua.

Penandatanganan tersebut turut dihadiri Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT Revi A. Silawati, jajaran Bank NTT Cabang SoE, Asisten Sekda TTS dan jajaran Pemerintah Kabupaten TTS.

Bank NTT Dorong Inovasi Layanan Digital

Direktur Dana dan Treasury Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah NTT, Heru Helbianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab TTS atas kepercayaan dan kerja sama yang terus dibangun dengan Bank NTT.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas sambutan hangatnya. Agenda hari ini kita kembali bertemu berkaitan dengan jasa perbankan dan retribusi daerah,” ujar Heru.

Menurutnya, salah satu tugas Bank NTT adalah membangun kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank NTT berupaya menghadirkan layanan yang dapat mendukung kebutuhan pemerintah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita berupaya mengembangkan kerja sama seperti ini. TTS menjadi contoh dan kita coba kembangkan di tempat lain. Ke depan mungkin kita punya banyak kerja sama, karena banyak inovasi yang disiapkan oleh Bank NTT ke depan,” katanya.

Heru menambahkan, Bank NTT terus berupaya mengoptimalkan kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan pemegang saham dan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara Bank NTT dan pemerintah daerah dapat terus diperluas melalui berbagai bentuk kerja sama.

Bupati TTS: Langkah Strategis di Era Digitalisasi

Bupati TTS Eduard Markus Lioe menyebut penandatanganan kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi sistem pembayaran menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan profesional.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur dalam mendukung pemerintah daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional, karena di zaman era digitalisasi saat ini,” ujar Eduard.

Ia menilai layanan perbankan memiliki peran penting dalam mempercepat transaksi keuangan, meningkatkan efisiensi serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat Kabupaten TTS diharapkan semakin mudah membayar pajak dan retribusi daerah dengan dukungan sistem, teknologi serta jaringan layanan Bank NTT.

Bayar Pajak dan Retribusi Lebih Mudah

Bupati mengatakan sistem pembayaran secara online memberikan fleksibilitas bagi masyarakat karena transaksi dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada layanan pembayaran secara konvensional.

“Tentu dengan kemudahan tersebut, transaksi pembayaran dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun dengan lebih cepat, aman, mudah,” tegasnya.

Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, digitalisasi pembayaran retribusi juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi.

Peningkatan kepatuhan tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten TTS.

Eduard berharap kerja sama tersebut tidak hanya menjadi inovasi pelayanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas fiskal daerah.

Dorong PAD untuk Biayai Pembangunan

Menurut Eduard, semakin kuatnya kapasitas fiskal akan memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh wajib pajak di Kabupaten TTS untuk mendukung kebijakan digitalisasi pembayaran tersebut dengan memenuhi kewajiban secara tepat waktu.

“Saya juga mengajak seluruh wajib pajak Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk mendukung kebijakan ini dengan taat membayar pajak dan retribusi daerah tepat waktu. Karena pajak yang dibayarkan adalah kontribusi dan tanggung jawab nyata kita untuk mendukung pembangunan daerah kita tercinta ini,” ungkapnya.

Kerja sama Pemkab TTS dan Bank NTT tersebut diharapkan menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.

Dengan sistem pembayaran yang semakin mudah dan terintegrasi, pemerintah berharap penerimaan daerah meningkat, pelayanan masyarakat menjadi lebih efisien, dan kontribusi masyarakat terhadap pembangunan TTS semakin optimal. (rnc26)