Stadion Golo Dukal menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan karena memiliki area lapang yang dinilai sesuai untuk kebutuhan tersebut.

“Jadi ini menjadi salah satu alternatif ya untuk lokasi Rumah Sakit Lapangan, karena ini butuh lahan yang cukup luas,” ujarnya.

Pratikno menjelaskan, rumah sakit lapangan nantinya tidak hanya melayani masyarakat di sekitar lokasi, tetapi juga dapat membantu menangani pasien dari wilayah yang mengalami dampak gempa cukup parah.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Reo. Pasien terdampak dari daerah tersebut banyak yang kemudian mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan di Manggarai.

“Karena ini kan juga pasien-pasien dari Kecamatan Reo yang paling terdampak juga larinya ke sini,” jelasnya.

Pemerintah akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan Menteri Kesehatan untuk memastikan kesiapan pembangunan rumah sakit lapangan tersebut.

“Kita sudah menjajaki itu, dan kemudian kita lihat lokasinya, tentu saja secepat-cepatnya, segera kami setelah ini kita koordinasi lagi dengan Pak Menteri Kesehatan,” tambah Pratikno.

Layanan Kesehatan Pengungsi jadi Prioritas

Selain memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa, baik pasien yang sedang menjalani perawatan maupun warga yang berada di lokasi pengungsian.