Bajawa, RakyatNTT.ID – DPD Partai Gerindra Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores dengan menyalurkan ratusan paket sembako ke sejumlah wilayah di Kabupaten Ngada.

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di Desa Legelapu dan Desa Waesae, Kecamatan Aimere, Kamis (20/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian pascagempa yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Anggota DPRD Ngada dari Partai Gerindra, Wilhelmus Bate, mengatakan bantuan yang diberikan berupa sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, dan telur ayam.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap korban gempa, khususnya yang berada di Kecamatan Aimere,” ujar Wilhelmus, Kamis (20/8/2026).

Warga Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

Wilhelmus mengatakan dampak gempa masih dirasakan masyarakat hingga beberapa hari setelah gempa utama terjadi.

Meskipun sebagian rumah warga hanya mengalami kerusakan ringan, banyak masyarakat memilih belum kembali ke rumah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih terjadinya gempa susulan yang membuat warga khawatir terhadap keselamatan mereka.

“Karena mereka mau kembali ke rumah, tapi masih ada gempa susulan, sehingga masyarakat trauma,” katanya.

Menurut Wilhelmus, kondisi tersebut membuat kebutuhan pangan menjadi salah satu persoalan penting yang harus mendapat perhatian.

Masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian membutuhkan pasokan makanan dan kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan sehari-hari selama situasi belum sepenuhnya normal.

Tiga Posko Pengungsian di Kecamatan Aimere

Wilhelmus merincikan, terdapat dua posko pengungsian di Desa Legelapu. Sementara itu, satu posko pengungsian berada di Desa Waesae.

Keberadaan posko tersebut menjadi tempat warga berkumpul dan mencari lokasi yang dianggap lebih aman setelah gempa mengguncang wilayah Flores.

Penyaluran ratusan paket sembako tersebut, kata Wilhelmus, merupakan bagian dari komitmen Partai Gerindra untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga, terutama mereka yang masih belum dapat menjalankan aktivitas secara normal akibat kondisi pascagempa.

Bantuan pangan juga dinilai penting karena masyarakat yang masih berada di pengungsian memiliki keterbatasan untuk melakukan aktivitas ekonomi maupun bekerja seperti biasa.

Warga: Bantuan Makanan Masih Sangat Dibutuhkan

Perhatian Partai Gerindra mendapat apresiasi dari warga Desa Legelapu. Paulinus Leo mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih menghadapi situasi sulit setelah gempa.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah memang telah diterima masyarakat. Namun, kebutuhan warga di lokasi pengungsian masih cukup besar, terutama kebutuhan makanan.

Paulinus mengatakan warga belum dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara nyaman karena gempa susulan masih terjadi.

“Yang kita butuhkan hari ini adalah bantuan makanan, karena kami belum bisa bekerja dengan nyaman, karena gempa susulan masih terjadi,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap bantuan dari berbagai pihak terus mengalir selama masa tanggap darurat.

Gempa Susulan Masih jadi Kekhawatiran

Bagi masyarakat di Desa Legelapu dan Waesae, persoalan pascagempa tidak hanya berkaitan dengan kerusakan bangunan.

Rasa trauma dan kekhawatiran terhadap gempa susulan juga membuat sebagian warga memilih bertahan di tempat pengungsian meskipun rumah mereka tidak mengalami kerusakan berat.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak bencana masih harus diperhatikan secara berkelanjutan. Bantuan makanan, air, perlengkapan pengungsian, serta dukungan lainnya menjadi bagian penting dalam membantu warga melewati masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan oleh Partai Gerindra NTT di Kecamatan Aimere diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas untuk membantu masyarakat Flores yang terdampak gempa.

Dengan dukungan pemerintah, partai politik, organisasi sosial, dunia usaha, serta masyarakat luas, kebutuhan dasar warga di lokasi terdampak diharapkan dapat terus terpenuhi hingga kondisi kembali aman dan masyarakat dapat beraktivitas secara normal. (rnc15)