Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara di NTT, gelombang tsunami dengan ketinggian lebih besar sebelumnya terdeteksi di Maurole, Kabupaten Ende, dengan ketinggian mencapai 0,94 meter.
Angka tersebut menjadi salah satu ketinggian gelombang tertinggi yang tercatat setelah gempa M7,7 mengguncang kawasan Nagekeo.
BMKG juga mencatat tsunami di beberapa wilayah lain di NTT. Di Kawapante, Sikka, gelombang tercatat mencapai 0,38 meter. Sementara di Flores Timur, ketinggian gelombang mencapai 0,25 meter.
Adapun di Bakalang, Kabupaten Alor, gelombang tsunami yang terdeteksi memiliki ketinggian sekitar 0,14 meter.
BMKG sebelumnya juga melaporkan tsunami di sejumlah titik lain, termasuk Sikka, Labuan Bajo, dan Dompu.
Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir
Setelah melakukan pemantauan terhadap kondisi gelombang dan perkembangan pascagempa, BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.
Meski demikian, masyarakat di wilayah yang sebelumnya terdampak gempa maupun tsunami tetap diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.
Berakhirnya peringatan dini tsunami menunjukkan bahwa status peringatan yang dikeluarkan BMKG akibat gempa M7,7 tersebut telah dicabut.
Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai kemungkinan adanya gempa susulan dan mengikuti perkembangan informasi kebencanaan dari sumber resmi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan