Seba, RakyatNTT.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, turun langsung meninjau pelaksanaan proyek Penanganan Long-Segment Ruas Jalan SP Menia–Kolouju di Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Jumat (17/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas maupun jadwal penyelesaian.

Proyek peningkatan jalan sepanjang 3,05 kilometer itu dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam APBD Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp7.446.990.000. Kontrak pekerjaan telah dimulai sejak 5 Juni 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender, disusul masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada CV. PERDANA sebagai kontraktor pelaksana, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh CV. HASTA PERKASA ENGINEERING guna memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Jalan Strategis yang Sempat Terancam Tak Dapat Anggaran

Pembangunan ruas jalan SP Menia–Kolouju menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Pada awal perencanaan, proyek ini sempat terancam tidak memperoleh alokasi anggaran akibat kebijakan efisiensi belanja dari pemerintah pusat.

Namun, Pemkab Sabu Raijua menilai ruas jalan tersebut memiliki fungsi yang sangat strategis karena menjadi akses utama masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kawasan tambak garam, serta pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Melihat pentingnya peran jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Sabu Raijua melakukan berbagai upaya hingga akhirnya berhasil mengamankan pendanaan melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Keberhasilan mengalokasikan anggaran itu menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Wabup: Kualitas Harus jadi Prioritas

Saat meninjau lokasi proyek, Wakil Bupati Thobias Uly memberikan arahan tegas kepada kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas agar mengutamakan kualitas pekerjaan dan memastikan proyek selesai sesuai jadwal.

Ia menegaskan bahwa waktu pelaksanaan yang telah berjalan sejak Juni harus dimanfaatkan secara maksimal dengan perencanaan kerja yang terukur dan pengawasan yang ketat.

“Dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender yang sudah berjalan sejak Juni lalu, CV. PERDANA harus bekerja secara taktis dan terukur. Begitu pula dengan CV. HASTA PERKASA ENGINEERING, lakukan pengawasan melekat di setiap tahapan. Infrastruktur ini dibiayai uang rakyat, maka kualitasnya harus maksimal agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Thobias Uly.

Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap seluruh proyek pembangunan daerah guna memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rampungnya proyek Jalan SP Menia–Kolouju diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan tambak garam, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis pembangunan infrastruktur ini akan memberikan manfaat jangka panjang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sabu Raijua. (*/rnc)