Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun prestasi olahraga dengan menggelar Turnamen Bola Voli Piala Bergilir Bupati Sabu Raijua Cup II Tahun 2026.

Turnamen bergengsi tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, di Lapangan Bola Voli Civic Centre Kantor Bupati Sabu Raijua, Selasa (14/7/2026).

Ajang olahraga tahunan ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas.

Pembukaan turnamen dihadiri Kapolres Sabu Raijua, Asisten II Sekretariat Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN dan BUMD, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Harian KONI Sabu Raijua, Sekretaris Umum PBVSI Sabu Raijua, panitia pelaksana, wasit, official, hingga seluruh tim peserta.

Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas, Raih Prestasi, Pererat Persaudaraan.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Sabu Raijua Nomor 100.3.3.2/298/SHK-SR/2026 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Turnamen Bola Voli Piala Bergilir Bupati Cup II Tahun 2026.

Turnamen yang digagas KONI Kabupaten Sabu Raijua bekerja sama dengan PBVSI Kabupaten Sabu Raijua ini akan berlangsung selama 28 hari. Sebanyak 42 tim dipastikan ambil bagian, terdiri atas 32 tim putra dan 10 tim putri yang berasal dari berbagai klub serta perwakilan kecamatan di Kabupaten Sabu Raijua.

Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini diharapkan menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet voli berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah. Turnamen juga menjadi media pembinaan karakter melalui nilai disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan semangat persatuan.

Untuk meningkatkan motivasi peserta, panitia menyediakan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp51.500.000. Para juara juga akan menerima piala bergilir, piala tetap, medali, piagam penghargaan, serta penghargaan individu bagi pemain terbaik, setter (toser) terbaik, dan libero terbaik pada kategori putra maupun putri.

Meski masih menghadapi keterbatasan sarana, prasarana, dan tenaga pelatih, Ketua Panitia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghalang dalam melahirkan prestasi olahraga. Ia mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly memberikan apresiasi kepada KONI, PBVSI, panitia pelaksana, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen.

Menurutnya, Turnamen Bupati Cup II bukan hanya sekadar ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang sehat sekaligus membentuk generasi muda Sabu Raijua yang tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing.

“Melalui olahraga kita belajar tentang kerja keras, sportivitas, kepemimpinan, tanggung jawab, serta menghargai proses untuk mencapai keberhasilan. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun pengalaman, persahabatan, dan semangat untuk terus berkembang merupakan nilai terbesar yang harus diraih,” tegas Thobias Uly.

Ia juga mengingatkan para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan menjaga nama baik tim maupun kecamatan masing-masing. Kepada perangkat pertandingan dan wasit, Wakil Bupati meminta agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan objektif.

Tidak hanya itu, para suporter juga diimbau memberikan dukungan secara positif dengan tetap menjaga ketertiban sehingga seluruh pertandingan berlangsung aman, nyaman, dan penuh suasana kekeluargaan.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor olahraga sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan kompetitif.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Turnamen Bola Voli Bupati Cup II Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan serta semangat membangun daerah menuju Sabu Raijua yang Bangkit dan Semakin Maju. (*/rnc)