Kupang, RakyatNTT.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Sela Forum Komunikasi (Forkom) Pimpinan FKIP Negeri Se-Indonesia Tahun 2026.

Kegiatan berskala nasional tersebut akan berlangsung pada 4–7 Juni 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajang akademik ini akan mempertemukan para dekan dan pimpinan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Hingga awal Juni 2026, sebanyak 32 perguruan tinggi negeri telah mengonfirmasi kehadiran dalam forum strategis tersebut.

Pertemuan Sela Forkom FKIP Negeri Se-Indonesia menjadi wadah penting untuk merumuskan berbagai rekomendasi terkait peningkatan mutu pendidikan nasional, pengembangan kurikulum, serta standardisasi kualitas lulusan calon guru di Indonesia.

Fokus pada Transformasi Kurikulum dan Pembelajaran Era Society 5.0

Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., menjelaskan bahwa tema utama yang diusung dalam pertemuan kali ini adalah penyelarasan sistem pembelajaran transformatif guna menjawab tantangan pendidikan di era digital dan Society 5.0.

Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (2/6/2026), Prof. Taneo menyampaikan bahwa agenda utama akan berlangsung melalui Diskusi Nasional pada Jumat (5/6/2026) dengan menghadirkan pembicara kunci dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D.

Menurutnya, Prof. Ardi akan mengupas paradigma pembelajaran masa depan yang menitikberatkan pada penguatan kemampuan berpikir mendalam (deep thinking skills) serta penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach) dalam pendidikan calon guru.

“Profesor Ardi akan membedah paradigma pembelajaran di era digital dan Society 5.0. Fokus utamanya adalah penguatan deep thinking skills dan deep learning approach dalam transformasi pendidikan calon guru,” ujar Prof. Taneo.

Ia menambahkan, selain diskusi panel, forum ini juga akan menghasilkan sejumlah rekomendasi formal yang akan disampaikan kepada pemerintah melalui sidang kelompok kerja berbasis penguatan tata kelola fakultas keguruan.

Perluas Jejaring Internasional dengan Timor Leste

Pertemuan Sela Forkom FKIP Negeri Se-Indonesia 2026 juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi.

Panitia menjadwalkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) internasional antara para dekan Forkom FKIP Negeri dengan Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL) dari Dili, Timor Leste.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai program strategis, mulai dari mobilitas dosen, pertukaran mahasiswa, hingga pelaksanaan riset kolaboratif lintas negara. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses internasionalisasi perguruan tinggi serta meningkatkan daya saing pendidikan guru Indonesia di tingkat regional.

Dukung UMKM dan Promosikan Destinasi Wisata NTT

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Jakobis J. Messakh, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Panitia menyediakan ruang pameran khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Hotel Aston Kupang.

Selain itu, para delegasi dari berbagai daerah akan diajak mengikuti rangkaian kunjungan budaya ke sejumlah destinasi unggulan di Kota Kupang, seperti UPTD Museum NTT, Dekranasda NTT, Kawasan Kota Lama Kupang, hingga mengikuti malam pelepasan di Pantai Lasiana.

“Kami menyiapkan ruang pameran bagi UMKM lokal di lokasi acara. Para delegasi juga akan diajak melakukan studi budaya ke sejumlah destinasi unggulan di Kota Kupang,” kata Jakobis.

Momentum Pemerataan Kegiatan Akademik Nasional

Penunjukan FKIP Undana sebagai tuan rumah dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong pemerataan penyelenggaraan kegiatan ilmiah nasional yang selama ini lebih banyak terpusat di wilayah barat Indonesia.

Melalui dukungan Pemerintah Provinsi NTT, Polda NTT, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, penyelenggaraan forum ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Kupang sebagai salah satu pusat kegiatan akademik dan ilmiah nasional yang inklusif.

Lebih dari itu, kepercayaan menjadi tuan rumah Pertemuan Sela Forkom FKIP Negeri Se-Indonesia 2026 menjadi bukti kontribusi FKIP Undana dalam merumuskan arah pengembangan pendidikan guru di Indonesia sekaligus memperkuat posisi NTT dalam diplomasi akademik di tingkat regional maupun internasional. (*/rnc)