Ba’a, RakyatNTT.ID — Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di beranda selatan Indonesia kembali menggeliat. Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, resmi melepas ratusan peserta Trail Adventure dalam rangka Jelajah Alam Rote Ndao pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Sebanyak 130 rider tangguh dari berbagai daerah ambil bagian dalam event menantang ini. Para peserta memulai rute dari pusat Kota Ba’a dan finish di Mako Lanal Pulau Rote, Desa Dolasi, Kecamatan Rote Barat Daya.

Tidak tanggung-tanggung, magnet keindahan alam Rote Ndao sukses menarik minat pencinta otomotif lintas batas negara.

Peserta Trail Adventure kali ini tercatat berasal dari Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, So’e, Kefamenanu, Belu, Malaka, Gresik (Jawa Timur), hingga negara tetangga, Timor Leste.

Untuk memacu semangat para rider, panitia menyediakan satu unit motor trail sebagai hadiah utama.

Apremoi Dudelusy Dethan, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Rote Ndao, memberikan suntikan semangat sekaligus mengingatkan pentingnya faktor keselamatan berkendara di jalur ekstrem.

“Saya secara resmi melepas para rider, semoga semua mengikuti jalur dengan baik dan tiba di finish dengan selamat. Selamat menyiapkan mental dan meraih hadiah yang telah disiapkan oleh Lanal dan panitia,” ujar Wabup Apremoi saat melepas peserta.

Turut hadir dalam seremoni pelepasan tersebut antara lain Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin, Komandan Lanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Lutfi Andriansyah, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal setempat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan IMI Rote Ndao, Wabup Apremoi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Lanal Pulau Rote serta seluruh panitia penyelenggara.

Ia menilai, ajang Jelajah Alam Rote Ndao ini tidak sekadar menjadi tempat mempererat persaudaraan antar-komunitas motor, tetapi juga menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat dan hobi otomotif.

Dongkrak Sektor Pariwisata dan Ekonomi UMKM Lokal

Lebih dari sekadar ajang olahraga ekstrem, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melihat adanya dampak domino yang positif dari pelaksanaan event ini, khususnya pada sektor ekonomi mikro dan pariwisata.

Kehadiran ratusan peserta, terutama yang datang dari luar pulau dan luar negeri, menjadi momentum emas untuk memperkenalkan destinasi wisata alam Rote Ndao yang eksotis sekaligus menggerakkan roda usaha pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami Pemerintah Kabupaten Sikka (Rote Ndao) senang karena peserta dari luar bisa hadir dan menikmati keindahan pariwisata Rote Ndao,” ungkap Apremoi.

Danlanal Rote: Lintasan adalah Tantangan yang Harus Ditaklukkan

Senada dengan Wakil Bupati, Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Lutfi Andriansyah mengingatkan agar seluruh peserta selalu menjaga etika berkendara dan konsentrasi tinggi. Menurutnya, medan yang bervariasi di bumi Rote merupakan ujian mental bagi para pencinta petualangan.

Ia menegaskan bahwa berbagai rintangan yang tersaji di sepanjang lintasan merupakan bagian dari seni tantangan yang harus ditaklukkan oleh para rider.

Letkol Laut (P) Lutfi berharap, lewat silaturahmi akbar ini, potensi wisata Rote Ndao yang belum terjamah bisa semakin dikenal luas di kancah nasional maupun internasional. (*/rnc)